Minggu, 06 Juni 2010

Bikin MIKROTIK buat WARNET

Pertama² sorry gan kalo :repost
Ane cuma mau SHARE aja gan cara " INSTALASI MIKROTIK " Ane juga lagi nyoba² buat MIKROTIK soalnya gan, lagian ane ni NUBI, sekalian nambah postingan gan. :D


Langsung aja ya juragan juragan semua.
Berikut Spesifikasi minimal yang dibutuhkan Gan :
a. CPU dan motherboard – bisa dgn P1 ~ P4, AMD, cyrix asal yang bukan multi-prosesor
b. RAM – minimum 32 MiB, maximum 1 GiB; 64 MiB atau lebih sangat dianjurkan, kalau mau sekalian dibuat proxy , dianjurkan 1GB… perbandingannya, 15MB di memori ada 1GB di proxy.
c. HDD minimal 128MB parallel ATA atau Compact Flash, tidak dianjurkan menggunakan UFD, SCSI, apa lagi S-ATA (mungkin nanti bisa untuk Ver. 3.0 jika sudah ada)
d. NIC 10/100 atau 100/1000
Berikut adalah langkah-langkah instalasi Mikrotik melalui CD :

  1. Setup BIOS agar dapat Booting melalui CD
    Spoiler for Screenshoot:

    Pilih CDROM pada bagian 1st Boot Device, setelah itu tekan tombol ESCAPE lalu tekan F10 dan pilih ‘Yes’
  2. Masukkan CD instalasi Mikrotik setelah Loading maka akan muncul jendela awal instalasi seperti pada gambar di bawah. Pilih semua paket instalasi menggunakan tombol panah dan tandai menggunakan tombol spasi Space Bar, untuk mulai menginstall tekan huruf ‘i’
    Spoiler for Screenshoot:
  3. Tekan ‘y’ jika Anda ingin mempertahankan konfigurasi lama, jika ingin melakukan fresh install tekan ‘n’
    Spoiler for Screenshoot:
  4. Tekan ‘y’ untuk lanjut ke proses pembuatan partisi dan format Harddisk
    Spoiler for Screenshoot:
  5. Proses pembuatan partisi dan format Harddisk
    Spoiler for Screenshoot:
  6. Proses instalasi paket-paket yang telah dipilih sedang berlangsung
    Spoiler for Screenshoot:
  7. Proses instalasi selesai, tekan ENTER untuk reboot, jangan lupa mengeluarkan CD instalasi Mikrotiknya
    Spoiler for Screenshoot:
  8. Proses instalasi selesai, tekan ENTER untuk reboot, jangan lupa mengeluarkan CD instalasi Mikrotiknya
    Spoiler for Screenshoot:
  9. Jendela Login, isi Login dengan admin sedang Password dikosongkan saja, lalu tekan ENTER
    Spoiler for Screenshoot:
  10. Jika Anda berhasil Login maka akan muncul tampilan Prompt seperti pada gambar
    Spoiler for Screenshoot:
Sebelum masuk ke proses konfigurasi, agar lebih mudah dipahami berikut saya gambarkan topologi jaringan ini sebagai contoh saja, aslinya Anda harus menyesuaikan dengan kondisi jaringan Anda sendiri.
Spoiler for Screenshoot:
Berdasar pada gambar topologi yang sudah dibuat, ada beberapa hal yang nantinya harus dilakukan, yaitu :
Menentukan IP Address untuk Interface Public dan Local pada Gateway Mikrotik, Menentukan IP Address disetiap Client, sesuaikan seperti pada gambar topologi, Menentukan Routing pada Gateway Mikrotik sehingga dirinya sendiri sudah harus bisa terkoneksi ke Internet, Mengaktifkan NAT pada Gateway Mikrotik agar setiap Client dapat terkoneksi ke Internet, Membatasi penggunaan bandwidth download dan upload untuk masing-masing Client.
Berikut langkah demi langkah proses konfigurasinya :
  1. Langkah-langkah konfigurasi IP Address Gateway Server Mikrotik :
    a. Karena Gateway Mikrotik akan menghubungkan area local dan area public maka pada PC Gateway sudah harus terpasang minimal 2 buah Ethernet Card, dalam hal ini Interface Public dan Interface Local. Sebagai langkah awal kita harus memastikan bahwa kedua interface telah dikenali oleh PC Gateway. Untuk itu masuk ke sistem mikrotik setelah sebelumnya Login, lalu ketikkan perintah berikut pada prompt :
    [admin@MikroTik] > interface ethernet print
    Jika kedua interface terdeteksi maka akan tampil seperti terlihat pada gambar
    Spoiler for Screenshoot:
    b. Konfigurasi IP Address untuk kedua Interface
    Spoiler for Screenshoot:
  2. Konfigurasi IP Address Client-01, cara yang sama dilakukan pada Client-02 dan Client-03, yang berbeda hanyalah IP Address yang diberikan.
    Spoiler for Screenshoot:
  3. Menentukan Routing Gateway Mikrotik agar bisa terkoneksi ke Internet
    a. Untuk melakukan konfigurasi pada Gateway Mikrotik kali ini kita akan menggunakan Tools bawaan Mikrotik sendiri yang bernama WINBOX, Buka Internet Explorer atau program Web Browser lainnya lalu pada Address ketikkan alamat IP dari Gateway Mikrotik.
    Spoiler for Screenshoot:
    b. Jalankan program winbox
    Spoiler for Screenshoot:

    Spoiler for Screenshoot:
    c. Setting Routing ke Internet Gateway, lihat kembali gambar topologi jaringannya sebagai panduan
    Spoiler for Screenshoot:
  4. Mengaktifkan NAT pada Gateway Mikrotik agar setiap Client dapat terkoneksi ke Internet.
    a. Buka Jendela Firewall, lalu buka buka table NAT
    Spoiler for Screenshoot:
    b. Masukkan IP Address Client dalam aturan NAT agar Client dapat mengakses Internet.
    Spoiler for Screenshoot:

    Ulangi langkah di atas untuk Client-02 dan Client-03
    c. Tampilan tabel NAT seharusnya akan tampak seperti gambar berikut.
    Spoiler for Screenshoot:

    Pada tahapan ini seharusnya semua Client sudah bisa terkoneksi ke Internet
  5. Membatasi penggunaan bandwidth untuk masing-masing Client tidak ada satupun Client yang akan memonopoli penggunaan bandwidth. Kita akan menggunakan metode “Queue Tree” untuk membatasi penggunaan bandwidth pada Client.a. Langkah pertama kita harus membuat aturan di Firewall pada tabel MANGLE, untuk memberikan tanda “mark” pada paket-paket yang masuk dan keluar dari Gateway Mikrotik ke masing-masing Client.
    Spoiler for Screenshoot:

    Spoiler for Screenshoot:

    Gambar sebelumnya merupakan langkah untuk membuat ‘Mark Connection’ atau penanda koneksi, langkah selajutnya masih merupakan lanjutan dari langkah sebelumnya, namun kali ini kita akan membuat ‘Mark Packet’ atau penanda paket, silahkan ikuti langkah-langkah seperti pada gambar.
    Langkah pertama diawali dengan meng-klik tanda ‘+’ pada Tab Mangle, seperti ditunjukkan pada langkah ke-4 pada gambar sebelumnya.
    Spoiler for Screenshoot:
    Ulangi langkah pembuatan ‘Mark Connection’ dan ‘Mark Packet’ untuk client lainnya, yang berbeda hanya pada bagian : Src. Address, New Connection Mark dan New Packet Mark yang nantinya disesuaikan dengan Client-02 dan Client-03. Hasil akhirnya seperti pada gambar di bawah :
    Spoiler for Screenshoot:
    b. Konfigurasi ‘Queue Tree’, untuk besar bandwidth download dan upload untuk masing-masing Client silahkan lihat kembali gambar topologi jaringan.
    Pengaturan bandwidth download untuk Client-01
    Spoiler for Screenshoot:
    Pengaturan bandwidth upload untuk Client-01
    Spoiler for Screenshoot:

    Lakukan langkah yang sama untuk mengatur bandwidth download dan upload untuk Client-02 dan Client-03. Bagian yang berbeda hanya pada : Name, Packet Mark, Limit at dan Max Limit.
    Tampilan Akhir pengaturan bandwidth untuk masing-masing Client akan terlihat seperti pada ambar berikut :
    Spoiler for Screenshoot:

Spoiler for FINISH:
.::S E L E S A I::.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More
 
Free Web Hosting